Making Indonesia 4.0

Kumpulan artikel-artikel tentang “Making Indonesia 4.0”.

Making Indonesia 4.0

Dokumen Resmi Making Indonesia 4.0

Artikel Berita tentang Making Indonesia 4.0

Siaran Pers Bersama Terkait Bencana Selat Sunda

Berikut ini siaran pers bersama, yang nampaknya pengumuman resmi paling lengkap sejauh ini tentang bencana tsunami di Selat Sunda.

Siaran Pers Bersama dari lembaga-lembaga berikut:

  • Badan Informasi Geospasial (BIG) (https://twitter.com/InfoGeospasial)
  • Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman (https://twitter.com/kemaritiman)
  • Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi (BPPT) (https://twitter.com/BPPT_RI)
  • BMKG (https://twitter.com/infoBMKG)
  • Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) (https://twitter.com/lipiindonesia)
  • Badan Geologi
Halaman 1
Halaman 2
Lampiran 1
Lampiran

Sumber data ini adalah twitter dari BIG (Badan Informasi Geospasial) dalam format gambar JPG. Sejauh ini belum didapatkan versi PDF ataupun versi website.

Sumber:

Percobaan iNaturalist

Pesawat Tempur Murah Textron Scorpion

Pesawat tempur murah meriah buatan Textron

Textron Airland Scorpion at the 2014 Royal International Air Tattoo
Textron Airland Scorpion at the 2014 Royal International Air Tattoo

Textron Scorpion

Textron Scorpion

Keuntungan pesawat ini di antaranya adalah harganya yang relatif murah. [REF]

Textron has estimated the Scorpion’s price at under $20 million (compared with about $60 million for a speedier and more sophisticated F-18 Hornet)

Selain harganya murah, ongkos operasionalnya juga murah [REF]:

But another key number is the cost for an hour of flight time, which Anderson estimates at about $3,000 an hour, compared with $15,000 or more for high-end fighters.

Sumber:

Masalah Besar di Dunia

Peta dunia dengan Winkel triple projection (Wikipedia)
Peta dunia dengan Winkel triple projection (Wikipedia)

Ada suatu krisis besar di dunia ini yang nampaknya tidak dianggap besar, yaitu kelahiran di luar nikah. Penyebab utamanya adalah perzinahan. Perzinahan ini suatu dosa besar yang sangat merusak masyarakat. Angka perzinahan sulit diketahui, namun dapat dilihat secara tidak langsung dari angka kelahiran luar nikah. Beberapa negara mencatat secara baik jumlah kelahiran luar nikah.

Pada tulisan ini saya singgung satu saja masalah moral: kelahiran di luar nikah. Pandangan setiap orang saya yakin berbeda, karena untuk menilai moral orang berangkat dari pandangan hidup / agama masing-masing. Berikut ini adalah data anak luar nikah yang sempat saya temukan via professor Google:

Angka tersebut adalah angka kelahiran, artinya angka hubungan luar nikah mustinya lebih besar dari itu. Saya tidak menemukan angka kelahiran luar nikah untuk selain USA/UK. Di Indonesia juga saya tidak menemukan angka resminya.

Dalam agama Islam (dan saya yakin juga di agama lain), perzinaan adalah masalah moral yang sangat besar. Bagi saya pribadi masalah zina lebih besar dari krisis pangan, maupun krisis BBM. Krisis keuangan karena riba agak beda, karena Rasulullah pernah bersabda bahwa riba itu lebih berat dosanya dibandingkan berzina dengan ibu sendiri. Setahu saya masalah keuangan di dunia timbul karena riba (usury) ataupun turunannya.

Di atas semua masalah tadi, sebenarnya ada 1 masalah lagi yang lebih besar, yaitu manusia sudah tidak peduli dengan Tuhannya. Memang masih banyak orang beribadah, kalau terkena masalah masih mengatakan “Oh my God”, masih mempelajari ilmu agama, namun sayangnya agama itu tidak diterapkan ke dalam kehidupan lahir batin manusia. Akibatnya tentu adalah timbul masalah turunan seperti yang sudah diuraikan di atas.

Jadi bagi saya, masalah besar yang dihadapi dunia sekarang adalah mengikuti urutan berikut:

  • Tidak peduli dengan Tuhan
  • Masalah keuangan berbasis riba
  • Masalah perzinaan
  • Masalah lahiriah (pangan, teknologi, dsb)

Update:

Pada saat ini, selain masalah zina juga sudah berkembang masalah homoseksualitas: homo dan lesbian. Masalah ini bahkan sudah merambah sampai ke pucuk pimpinan negara, seperti perdana menteri Islandia. Sebelum ini kasus homo/lesbi hanya terdengar sampai ke peringkat menteri negara seperti kasus David Law (Menkeu Inggris).. Kasus-kasus ini legal dalam undang-undang negara masing-masing. David Law mundur dari Menkeu, bukan karena kasus homo tapi karena dia korupsi untuk keperluan pasangan homonya.

* Baru saja saya membaca berita di http://www.antaranews.com/berita/358518/maradona-kembali-menjadi-seorang… bahwa pemain bola Maradona punya anak. Saya baca lagi detailnya, nampaknya anak tersebut lahir luar nikah. Wah …

* Studi mengenai hubungan seks luar nikah. Angkanya seram-seram: http://faculty.unlv.edu/fifes2/pdf/Infidelity%20and%20Extramarital%20Sex…

* 66% anak di Iceland lahir luar nikah http://www.cdc.gov/nchs/pressroom/09newsreleases/unmarriedbirths.htm
40% di USA lahir luar nikah
Jepang cuma 2% yang lahir luar nikah. Kok bisa ya? Apakah karena aborsi?

* Rupanya sudah ada studi tentang kenapa sedikit bayi luar nikah di Jepang: http://www.demogr.mpg.de/Papers/workshops/010623_paper18.pdf

* Di Jepang nampaknya orang yang sudah berkeluarga pun malas berhubungan suami istri. http://www.guardian.co.uk/world/2005/apr/04/japan.justinmccurry

Kunjungan Pasi Sahlberg ke Indonesia Tahun 2013

pasi-sahlberg-indonesia-BWBSwUICIAAKUoa

Tulisan tentang kunjungan Pasi Sahlberg 2013 ke Indonesia

Referensi:

Prosedur Memilih Rektor ITB 2013

Di diskusi di salah satu mailing list, sempat dibahas bagaimana prosedur memilih rektor ITB dan siapa yang punya wewenang memilih rektor. Berikut ini kajian singkatnya tentang peraturan yang terkait dengan pemilihan rektor:

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2012 TENTANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN REKTOR/KETUA/DIREKTUR PADA PERGURUAN TINGGI YANG DISELENGGARAKAN OLEH PEMERINTAH
Pasal 7
Tahap pemilihan calon Rektor/Ketua/Direktur dan pengangkatan Rektor/Ketua/Direktur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf c dan huruf d dilakukan dengan cara:
a. Menteri dan Senat melakukan pemilihan Rektor/Ketua/Direktur dalam sidang Senat;
b. Menteri dapat memberi kuasa kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan pemilihan sebagaimana dimaksud dalam huruf a;
c. Pemilihan Rektor/Ketua/Direktur dilakukan paling lambat 2 (dua) bulan sebelum berakhirnya masa jabatan Rektor/Ketua/Direktur yang sedang menjabat;
d. Paling lambat 2 (dua) minggu sebelum pemilihan, Senat menyampaikan data riwayat hidup dan program kerja para calon Rektor/Ketua/Direktur kepada Menteri;
e. Pemilihan Rektor/Ketua/Direktur sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan melalui pemungutan suara secara tertutup dengan ketentuan:
1. Menteri memiliki 35% (tiga puluh lima persen) hak suara dari total pemilih; dan
2. Senat memiliki 65% (enam puluh lima persen) hak suara dan masing-masing anggota Senat memiliki hak suara yang sama.
Sumber: http://hktl.ugm.ac.id/web/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=440&Itemid=65

SURAT KEPUTUSAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor: 21/SK/K01-SA/2009 TENTANG PENETAPAN TATA-TERTIB PEMILIHAN CALON REKTOR PERIODE 2010-2014 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
“Pemilihan Bakal Calon menjadi Calon Rektor ITB dilakukan oleh anggota Senat Akademik ITB dalam Sidang Senat Akademik ITB;”
Sumber: http://rektorkita.itb.ac.id/files/Tata_Tertib_Pemilihan_Rektor_ITB_2009.pdf