Truk Dengan Penyamaran

Pada waktu jalan-jalan ke daerah Kiara Condong ~ Sukarno Hatta, kebetulan melihat sebuah truk yang menggunakan pola warna yang aneh bagi saya:

Truk dengan penyamaran
Truk dengan penyamaran
Truk dengan penyamaran
Truk dengan penyamaran
Truk dengan penyamaran
Truk dengan penyamaran

 

 

Pola warna truk tersebut menggunakan warna terang di tengah, dan warna gelap di bagian pinggir. Pada siang hari yang terang tidak masalah, namun pada waktu gelap atau malam, maka bagian truk yang pinggir berwarna gelap sulit nampak, sehingga seakan-akan truk itu hanya yang bagian putih saja. Bagi pengendara di belakangnya kalau tidak awas bisa tertipu, terutama kalau lampu-lampu di truk tersebut mati.

Berikut ini contoh kapal perang Gneisenau pada Perang Dunia II yang menggunakan konsep warna terang di bagian tengah dan warna gelap di bagian ujung untuk menyamarkan ukuran kapal. Jika dilihat sepintas dari jauh, maka kapal tersebut akan nampak sebagai kapal yang lebih kecil dari sesungguhnya. (Sumber)

Gneisenau
Gneisenau di laut Baltik

Berikut ini contoh tank yang menggunakan pola warna khusus untuk menyamarkan ukuran meriamnya (Sumber). Tank dicat dengan warna hijau tua, sedangkan ujung meriam dengan warna terang. Jika dilihat sepintas, tank ini nampak memiliki meriam pendek yang biasanya tidak sekuat meriam panjang.

 Sherman Firefly (2008)
Sherman Firefly (2008)

Bagi kendaraan tempur penyamaran sangat penting untuk menyesatkan pandangan musuh, namun bagi sebuah truk hal ini justru dapat membahayakan.

 

Berikut ini beberapa pola warna truk yang sempat dijumpai di jalan tol Padalarang-Cileunyi

 

Truk dengan warna putih biru. Bagian warna putih kebetulan mirip dengan warna langit.

Truk putih  biru
Truk putih biru

 

Truk merah putih
Truk merah putih

 

Truk coklat
Truk coklat

Truk warna hijau, kebetulan warna hijaunya nyambung dengan warna hijau pohon di belakangnya.

Truk hijau
Truk hijau

 

Truk coklat abu-abu
Truk coklat abu-abu

Warna abu-abu truk berikut ini mirip dengan warna langitnya.

Truk abu-abu
Truk abu-abu

 

 

Penunjuk Arah di ITB

Berikut ini beberapa penunjuk arah di kawasan Oktagon-TVST ITB

Penunjuk arah di ITB: Lab Fisika Dasar, Teknik Geofisika, Perpustakaan Pusat
Penunjuk arah di ITB: Lab Fisika Dasar, Teknik Geofisika, Perpustakaan Pusat

 

Penunjuk arah ITB: Oktagon, Lab kimia dasar, TVST, Zona Transisi
Penunjuk arah ITB: Oktagon, Lab kimia dasar, TVST, Zona Transisi

Bagi yang sudah lama di ITB, papan penunjuk arah ini tidak perlu, namun bagi pengunjung nampaknya penunjuk arah ini cukup berguna.

Analisa Foto Munculnya Bara Api di Yaman

Baru saja melihat sebuah status di facebook yang menyebutkan tentang ‘Munculnya Bara Api di Yaman’. Bara api Yaman ini disebutkan dalam hadis, namun dalam tulisan ini saya tidak ingin membahas hadis tersebut. Yang saya mau bahas adalah foto yang dipakai pada artikel tersebut.

bara-api-yaman-Screenshot_1
Screenshot status di facebook tentang ‘MUNCULNYA BARA API DI YAMAN’

Pada foto tersebut ada 2 foto yang dipakai sebagai ilustrasi, sebagai berikut:

foto-11215171_966933286679139_8906497307974601767_n

foto-12072714_966933366679131_160982227122805249_n

Dari hasil pencarian dengan images.google.com, didapatkan bahwa foto-foto tersebut adalah tentang sebuah tempat di Turkmenistan, bukan di Yaman.

Kawah Darvasa di Turkmenistan
Kawah Darvasa di Turkmenistan

 

Sumber foto: https://en.wikipedia.org/wiki/File:Darvasa_gas_crater_panorama.jpg

Sumber asli foot dari flickr: https://www.flickr.com/photos/tormods/6269124988/in/photolist-bgfMf4-axYUrS-asN2QD/

Tempat itu adalah sebuah sumur gas yang runtuh dan kemudian gasnya dibakar.

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Door_to_Hell

Foto berikutnya dengan mobil parkir juga berasal dari flickr https://www.flickr.com/photos/marthaenpiet/8213663031/

 

"The door to Hell" in Darvaza, Turkmenistan
“The door to Hell” in Darvaza, Turkmenistan

 

Kesimpulan: foto-foto tersebut adalah foto sumur gas di daerah Darvasa Turkmenistan, yang runtuh pada tahun 1971 dan kemudian gasnya dibakar. Api di sumur tersebut masih menyala sampai sekarang.

Pesawat Tempur Murah Textron Scorpion

Pesawat tempur murah meriah buatan Textron

Textron Airland Scorpion at the 2014 Royal International Air Tattoo
Textron Airland Scorpion at the 2014 Royal International Air Tattoo

Textron Scorpion

Textron Scorpion

Keuntungan pesawat ini di antaranya adalah harganya yang relatif murah. [REF]

Textron has estimated the Scorpion’s price at under $20 million (compared with about $60 million for a speedier and more sophisticated F-18 Hornet)

Selain harganya murah, ongkos operasionalnya juga murah [REF]:

But another key number is the cost for an hour of flight time, which Anderson estimates at about $3,000 an hour, compared with $15,000 or more for high-end fighters.

Sumber:

Seblak Dan Lumpia Basah

Berikut ini lapak lumpia basah dan seblak khas Bandung di daerah pertigaan jalan Cagak Subang. Tempatnya persis di sebelah lapak Martabak Telor / Martabak Bangka

Warung seblak dan lumpia basah
Warung seblak dan lumpia basah

Berikut ini harga seblak dan lumpia basah di lapak tersebut

Harga seblak dan lumpia basah
Harga seblak dan lumpia basah

Seblak

  • Seblak biasa Rp 8000
  • Seblak Ceker Rp 10000
  • Seblak Biasa + Ceker Rp 10000
  • Seblak Spesial telor 2 Rp 11000
  • Seblak spesial telor 2 + ceker Rp 12000

Lumpia Basah

  • Lumpia basah biasa Rp 8000
  • Lumpia basah + ceker Rp 10000
  • Lumpia basah spesial telor 2 Rp 11000
  • Lumpia basah spesial telor 2 + ceker Rp 12000