Embedded Digital Control with Microcontrollers

Cem Unsalan, Duygun E. Barkana, H. Deniz Gurhan Embedded Digital Control with Microcontrollers: Implementation with C and Python (Wiley – IEEE)

About the Author

Cem Ünsalan, PhD, has over 20 years of experience working on signal processing and embedded systems. He received his doctorate from Ohio State University in 2003. He has published 23 papers in scientific journals and eight international books. 

Duygun E. Barkana, PhD, has over 16 years of experience working on control and robotic systems. She received her doctorate from Vanderbilt University in 2007. She has published 22 papers in scientific journals and six international book chapters. 

H. Deniz Gürhan is pursuing a PhD at Yeditepe University, where he received his BSc degree. He has over six years of experience working with guided microprocessors and digital signal processing. 

Table of Contents:

1. Introduction
2. Hardware to be Used in the Book
3. Software to be Used in the Book
4. Fundamentals of Digital Control
5. Conversion Between Analog and Digital Forms
6. Constructing Transfer Function of a System
7. Transfer Function Based Control System Analysis
8. Transfer Function Based Controller Design
9. State Space Based Control System Analysis
10. State Space Based Controller Design
11. Adaptive Control
12. Advanced Applications

 

Menginstall Android SDK dan OpenJDK untuk Unity dengan Unity Hub

Sekarang OpenJDK dan Android SDK dapat diinstall secara langsung melalui Unity Hub, tanpa ribet. Ini adalah tahap-tahapnya:

Buka Unity Hub dan klik pilihan “installs“, kemudian klik tombol “add

Menu Unity Hub pada bagian “installs

Pilih versi Unity, lalu klik “next

Pilihan versi Unity

Pilih “Android Build Support”, lalu klik tombol “next

Menu menginstall module Android Build Support

Pastikan untuk mengklik “I have read and agree with the above terms and conditions” lalu klik “done

Layar “End User License Agreement”

Tunggu hingga selesai.

Masalah

Android SDK dan OpenJDK membutuhkan banyak tempat pada hard disk, jadi pastikan hard disk cukup, atau akan muncul error:

Error ketika menginstall Android Build Support

Terkadang Unity tidak langsung mengatur direktori SDK dan SDK yang sudah diinstall sehingga muncul error seperti ini:

Solusinya adalah mengatur direktori secara manual sehingga terlihat seperti ini:

Biasanya file Android Build Support yang baru diinstall akan disimpan pada direktori berikut:

  • C:\Program Files\Unity\Hub\Editor\2019.4.23f1\Editor\Data\PlaybackEngines\AndroidPlayer\NDK
  • C:\Program Files\Unity\Hub\Editor\2019.4.23f1\Editor\Data\PlaybackEngines\AndroidPlayer\OpenJDK
  • C:\Program Files\Unity\Hub\Editor\2019.4.23f1\Editor\Data\PlaybackEngines\AndroidPlayer\SDK

Catatan: layar Unity Hub Anda tidak mesti sama persis dengan yang tertera disini.

Installing CUDA driver for NVIDIA GPU in Ubuntu 20.04

First download CUDA driver from here: https://developer.nvidia.com/cuda-downloads

Choose operating system (Linux), architecture (x86_64), distribution (Ubuntu), Version (20.04), Installer type (deb (local)).

https://developer.nvidia.com/cuda-downloads?target_os=Linux&target_arch=x86_64&target_distro=Ubuntu&target_version=2004&target_type=deblocal

Then follow the instruction:

wget https://developer.download.nvidia.com/compute/cuda/repos/ubuntu2004/x86_64/cuda-ubuntu2004.pin
sudo mv cuda-ubuntu2004.pin /etc/apt/preferences.d/cuda-repository-pin-600
wget https://developer.download.nvidia.com/compute/cuda/11.2.2/local_installers/cuda-repo-ubuntu2004-11-2-local_11.2.2-460.32.03-1_amd64.deb
sudo dpkg -i cuda-repo-ubuntu2004-11-2-local_11.2.2-460.32.03-1_amd64.deb
sudo apt-key add /var/cuda-repo-ubuntu2004-11-2-local/7fa2af80.pub
sudo apt-get updatesudo apt-get -y install cuda

Instalasi Driver AMD GPU di Ubuntu 20.04

Tahap instalasi driver untuk GPU AMD di Ubuntu 20.04

Proses ini diadaptasi dari manual instalasi di https://amdgpu-install.readthedocs.io/en/latest/

Install Ubuntu 20.04.2 (https://ubuntu.com/download/server).  Driver AMDGPU untuk Ubuntu saat ini hanya dapat diinstall maksimal di Ubuntu 20.04.2. Tidak dapat diinstall di Ubuntu 20.10

Setelah selesai instalasi Ubuntu, lakukan proses update:

apt update
apt upgrade

Kemudian download driver AMD dari laman support AMD: https://www.amd.com/en/support.

Akan ada proses mengisi data di menu untuk memilih driver yang sesuai dengan card GPU yang dipakai.

Pada percobaan saya ini, file driver yang didapat adalah amdgpu-pro-20.45-1188099-ubuntu-20.04.tar.xz

Setelah itu lakukan proses ekstraksi driver dengan perintah tar:

tar -Jxvf amdgpu-pro-20.45-1188099-ubuntu-20.04.tar.xz

Setelah itu masuk ke direktori hasil instalasi

cd amdgpu-pro-20.45-1188099-ubuntu-20.04

Kemudian jalankan script instalasi

./amdgpu-pro-install --headless --opencl=pal,legacy

Opsi lain dapat dipilih, namun option di atas sudah cukup bagi saya.

Update: versi driver saat ini sudah diperbarui, sehingga file driver terbaru untuk RX 580 adalah amdgpu-pro-21.10-1247438-ubuntu-20.04.tar.xz

Download file deb: (https://repo.radeon.com/amdgpu-install/21.50.2/ubuntu/focal/amdgpu-install_21.50.2.50002-1_all.deb)

Copy file *.deb tersebut ke Ubuntu (jika belum)

Install file *.deb tersebut dengan apt-get

apt-get install ./amdgpu-install_21.50.2.50002-1_all.deb

Tips dari askubuntu

dpkg --add-architecture i386 

Install modul yang diperlukan, misal opencl

amdgpu-install --usecase=opencl

Referensi

Perkembangan Efisiensi Panel Surya

Perkembangan Efisiensi Panel Surya (solar cell/photovoltaic)

Perkembangan efisiensi berbagai solar cell
Perkembangan efisiensi berbagai solar cell

 

Perkembangan efisiensi konversi solar sel
Perkembangan efisiensi konversi solar sel

Beberapa teknologi material solar cell:

  • c-Si: crystalline silicon
  • CdTe: Cadmium telluride
  • CIGS: copper indium gallium selenide solar cell
  • Perovskite solar cell

Solar cell dengan teknologi Si p-n junction cell memerlukan sekitar 50 tahun untuk mencapai efisiensi 26% dari efisiensi teoritis 29%. Produk komersial berbasis silikon memiliki efisiensi 20%

Sementara perovskite cell memerlukan waktu 10 tahun untuk mencapai efisiensi 23% dari efisiensi teoritis 38%. Produk solar cell komersial berbasis perovskite diprediksi akan memiliki efisiensi 30%.

Harga produk perovskite cell sekitar 50% harga silikon, sehingga perovskite solar cell ini kemungkinan akan menjadi disruptive technology dalam 5 tahun ke depan.

Referensi

 

 

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang dikelola PLN

Berikut ini uraian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Pengelolaannya oleh PLN.
 
Pada tahun 2025, PLN menargetkan baruan EBT di Indonesia mencapai 23%. Untuk dapat mencapai target tersebut PLN selalu konsisten dalam penggunaan energi bersih ini terbukti dalam keseriusan PLN dalam mengelola dan mengembangkan pembangkit berbasis panas bumi yang ramah lingkungan ini.
 
Hingga saat ini, PLN Group telah mengelola tujuh PLTP dengan total kapasitas 572 MW. Tujuh PLTP diantaranya adalah PLTP Ulubelu, Lahendong, Ulumbu, Mataloko, Darajat, Gunung Salak dan Kamojang dengan nilai asset sebesar Rp. 12,3 triiun per 31 Desember 2020. Saat ini PLTP Kamojang juga telah tersertifikasi REC, lho.
 
 
Berikut daftar PLTP yang dikelola oleh PLN:
  • PLTP Ulubelu
  • PLTP Lahendong
  • PLTP Ulumbu
  • PLTP Mataloko
  • PLTP Darajat
  • PLTP Gunung Salak
  • PLTP Kamojang
Sampai dengan Tahun 2030 nanti, PLN berencana akan mengembangkan panas bumi dengan total kapasitas sekitar 725 MW. Kedepannya, total portofolio pengelolaan panas bumi akan mencapai kurang lebih 1.297 MW pada tahun 2030. 
 

 

Twitter Links

 

Twitter tags

  • https://twitter.com/hashtag/PowerBeyondGenerations
  • https://twitter.com/hashtag/PLNGreen
  • https://twitter.com/hashtag/PLNDukungEBT
  • https://twitter.com/hashtag/PLTP_PLN

 

 

Preprocessing Data pada Scikit Learn

Standard Scaler: semua fitur (input) memiliki nilai rata-rata 0 dan variansi=1
Robust Scaler: seperti Standard Scaler, namun menggunakan median dan kuartil
MinMax Scaler: semua fitur memiliki nilai minimum 0 dan nilai maksimum 1
Normalizer: semua fitur diperlakukan sebagai vektor, dan panjang euclidian dibuat menjadi 1. Dipakai kalau kita hanya perlu besaran arah/sudut/rasio dari vektor, dan tidak memerlukan nilai mutlaknya.

Internet of Things Untuk Aplikasi Militer

 

Internet of Battlefield Things
Internet of Battlefield Things

Berikut ini teknologi-teknologi yang dipakai untuk IoT pada militer [PTM2016]

Teknologi untuk IoT pada militer
Teknologi untuk IoT pada militer

 

Referensi Texbook

Referensi Jurnal

Referensi Artikel

 

Teknik Pengukuran Trafik ke Suatu Domain

Pengukuran trafik web ke suatu domain dan semua sub domainnya dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  • analisis log di semua web server. Paling tepat, cuma lumayan melelahkan kalau dalam suatu lembaga/perusahaan terdapat banyak web server.
  • analisis jumlah trafik di port 80 dan 443 dari luar organisasi ke dalam organisasi tersebut. Angka ini bisa didapat dari log router organisasi,  namun mesti lognya mesti diaktifkan dulu, dan routernya mendukung. Kalau tidak diaktifkan, rekamannya tidak ada.
  • menggunakan Google Search Console, yaitu rekaman Google Search. Keuntungannya data ini tersedia gratis di Google, dan kita tidak perlu melakukan konfigurasi apapun di server kita. . Kelemahan: hanya mencatat trafik yang berasal dari Google search engine. Trafik dari search engine lain, dari website lain tidak tercatat. Mestinya data trafik Google cukup mewakili, karena biasanya mayoritas trafik web ke suatu organisasi berasal dari hasil search engine Google.
Tampilan Google Search Console
Tampilan Google Search Console

Referensi